NGAWI - Suasana Pondok Pesantren Al Hijrah di Desa Karangasri, Ngawi, Jawa Timur, mendadak mencekam. Puluhan santri dilaporkan mengalami keracunan massal setelah menyantap hidangan yang seharusnya bergizi. Peristiwa nahas ini terjadi setelah para santri mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kecemasan mulai terasa pada keesokan harinya, Sabtu (14/2), sekitar pukul 03.00 WIB. Para santri, baik laki-laki maupun perempuan, mulai merasakan gejala yang mengkhawatirkan seperti diare hebat, mual tak tertahankan, dan pusing berputar. Kondisi ini segera memicu kepanikan dan upaya pertolongan cepat.
Mereka yang terdampak segera dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Puskesmas Padas, Puskesmas Kasreman, Puskesmas Ngawi Purba, serta Rumah Sakit Umum (RSU) Geneng menjadi tempat para santri berjuang melawan sakitnya. Beberapa korban bahkan sudah diizinkan pulang setelah kondisinya membaik, namun mayoritas masih menjalani perawatan intensif.
Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi, membenarkan adanya insiden keracunan massal yang menimpa para santri tersebut. Beliau menyatakan bahwa para korban tengah mendapatkan perawatan yang terpisah di berbagai fasilitas kesehatan.
"Benar diduga keracunan kami rawat di Puskesmas Padas Ngawi. Tapi wilayah lokasi di kecamatan kota, " kata AKP Sugeng Wahyudi saat dikonfirmasi Wartawan, Sabtu (14/02/2026). (PERS)

Updates.